Istana Negara : Presiden Jokowi Tidak Akan Gelar Open House Pada Lebaran Idul Fitri 1441 H Tahun Ini

https://www.posmetro.net/

Posmetro.Net – Jakarta, Demi mengikuti kewajiban physical distancing tahun ini dikabarkan bahwa Istana Negara tidak akan menggelar Perayaan Open House pada saat lebaran hari raya Idul Fitri 1441 H, yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dikarenakan akibat ada nya dampak covid-19 sehingga presiden tidak ingin Open House agar penyebaran Virus tersebut tidak meluas melainkan untuk memutuskan mata rantai Covid-19.

Sebelumnya Staf Khusus Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia juga mengungkapkan bahwa ” Saat ini Bapak Presiden Jokowi dan para staf-staf lainnya tidak akan mengadakan Open House Idul Fitri 1441 H nanti, dan untuk saat ini belum ada membahas tentang terkait nya Open House di Istana Negara pada tahun ini” ,ujar Yudistia.

Sementara itu Angkie Yudistia juga menjelaskan bahwa “jika terjadi Open House pada Idul Fitri tahun ini pasti akan ada pertemuan terhadap massa yang akan hadir di Istana Negara sehingga tidak ada jaga jarak yang memungkinkan bisa terjadi penyebaran dampak Virus Covid-19 sehingga pemerintahan harus mengikuti physical distancing disemua aktifitas”,lanjut Angkie dilansir Posmetro.Net pada jumat (22/05/2020).

https://www.posmetro.net/

“Kini zaman sudah semakin modern sehingga kita bisa saling bersilaturrahmi secara online untuk merayakan moment-moment Idul Fitri 1441 H pada tahun ini, memang tidak seindah dengan tahun sebelumnya dimana kita bisa berkumpul bersama di Istana Negara namun itu semua untuk memutuskan mata rantai Covid-19 yang saat ini sedang di alami oleh semua masyarakat dunia”,ucap Sosial Angkie Yudistia Staf khusus Jokowi.

Bapak Negara Jokowi menjelaskan “bahwa kita juga memahami bahwa momentum lebaran adalah kegiatan saling untuk berkomunikasi terhadap 1 sama lain secara langsung untuk bermaaf-maafan dengan orang yang berbuat salah ataupun orang terdekat,namun tahun ini belum bisa memastikan untuk melakukan hal tersebut dengan cara langsung”,ujar Bpk jokowi.

“Sementara itu Saat ini indonesia memiliki prioritas tentang kesehatan yang sangat tinggi sehingga mewajibkan pemerintahan untuk selalu menyampaikan kepada seluruh masyarakat indonesia untuk selalu menjaga kesehatan agar terhindar dari Covid-19 dan bisa mempercepat memutuskan rantai Covid-19 di indonesia”, lanjutnya.