Niat Nagih Utang, Wanita Ini Malah Diperkosa di Tulungagung

Posmetro.netNiat Nagih Utang, Wanita Ini Malah Diperkosa di Tulungagung, Posmetronews – Kepolisian Tulungagung meringkus seorang pria asal Semarang yang diduga kuta sudah melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita yang sedang menagih hutang. Pelaku juga mengambil sejumlah barang berharga dari korban.

Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Hendi Septiadi menyatakan, bahwa pelaku pemerkosaan itu bernama Saiful Rohman (46). Dia warga dari Desa Klepu, Kecamatan Priangapus, Semarang, Jateng.

Sedangkan korban ini adalah teman pelaku dari Semarang juga.

“Pelaku diduga kuat sudah melakukan pemerkosaan terhadap korban di rumah temannya di Tulungagung. Selebihnya, dia juga mengambil barang korban. Barang berharga seperti cincin dan tas,”ucap AKP Hendi.

Tindak pemerkosaan itu berawal saat korban sedang menagih utang kepada tersangka sebesar Rp 30 juta. Tetapi karena tidak mempunyai uang yang diminta, tersangka langsung memutar otak dan segera merencanakan aksi kejam terhadap korban.

Dengan bujuk rayu, tersangka lalu berpura-pura untuk mengajak KR untuk mencari uang dengan mangih utang miliknya di wilayah Tulungagung. Korban juga saat itu diajak utnuk menginap disalah satu rumah teman pelaku di Daerah Sanggrahan, Boyolangu, Tulungagung.

“Saat itu pelaku langsung melakukan aksi pemerkosaan terhadap korban, dan juga akan dibunuh apabila tidak melayani nafsunya,”sambungnya.

Besok harinya, ada kesempatan, korban berusaha untuk kabur, tetapi upaya tersebut diketahi oleh tersangka Saiful. Tersangka yang sedang gelap mata berusaha untuk menangkap korban dan langsung mengambil cincin dan tas yang dibawa.

“Saat tersangka itu mengambil barang berharga korbam, lalu korban ini terhasil kabur. Selanjutnya korban itu ditolong sama warga dan diantarkan ke kantor polisi,”ucap Hendi.

Polisi juga memastikan bahwa korban dan tersangka sebelumnya sudah saling mengenal. Tetapi polisi tidak mau menyebutkan apakah keduanya merupakan pasangan kekasih atau tidak.

“Yang jelas ini mereka sudah saling kenal lama. Saat ini kami fokus pada insiden pemerkosaan dan perampasan,”sambungnya.

Dari insiden tersebut, polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya pakaian dari korba, tas beserta isinya, telepon genggam dan juga beberapa barang bukti lain. Saat ini tersangka sedagn diamankan di Polres Tulungagung dan akan dikenakan Pasal 285 KUHP tindak pemerkosaan dan dengan ancaman minimal 10 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara.