Alibi Dibawah ke Rumah Sakit, Kiai Pekosa Murid 30 Kali Di Hotel

Posmetro.netAlibi Dibawah ke Rumah Sakit, Kiai Pekosa Murid 30 Kali Di Hotel, MADURA – Polisi sudah menangkap seorang kiai yang bernama Ghufron mengenai kasus dugaan pemerkosaan terhadap murid atau santriwati di Desa Ban Ra’as, Pulau Giliiyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep, Madura, Jawa Timur. Diduga kuat, Ghufron sudah mencabuli sang murid sebanyak 30 kali.

Abdullah, kuasa hukum korban kepada POSMETRO.NET, Selasa (29/10/2019) mengkonfirmasi, Ghufron sering mencabuli korban meski sedang dengan keadaan sakit.

“Korban lagi sakit, (Kiai Ghufron) juga selalu melakukan aksinya,”ucapnya.

Dengan alibi akan dibawa ke rumah sakit, Ghufron malah membawa korban untuk masuk ke sebuah hotel untuk melakukan hubungan badan.

“Aksi bejat itu dilakukan di hotel deket Sumenep, katanya itu mau dibawa kerumah sakit untuk diperiksa ke dokter, tapi malah diajak melakukan hubungan intim,”sambung dia.

Aksi pemaksaan itu diduga sudah dilancarkan oleh Kiai Ghufron sejak tahun 2017 sampai 2018.

Ghufron juga saat ini sudah mengakui perbuatannya, aksi pencabulan yang dilakukan oleh pelaku berpindah-pindah tempat. Antaranya pelaku melantarkan aksinya di ruangan kelas, wc/kamar mandi, sampai ke kandang sapi. Pengakuan dari korban, lanjut dia, pemerkosaan dilakukan pertama kali di kediaman Kiai.

Mengenai adanya laporan pemerkosaan ini, Kamarulah bergegas langsung melaporakan insiden ke pihak Polres Sumenep, untuk memberikan hukuman berat untuk Ghufron.

Mendapat laporan, kepolisian langsung bergegas untuk mengkap Ghufron, kemarin. Penangkapan itu juga dilakukan karena Ghufron dinilai sudah dua kali tidak hadir pada surat pemanggilan yang sudah diberikan.

“Iya benar saat ini pelaku (Kiai Ghufron) sudah ditangkap,”ucap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Lina Putri.