Seorang Kakek Bejat 60 Tahun Tega Cabuli Anak Tetangga di Lamongan

Seorang Kakek Bejat 60 Tahun Tega Cabuli Anak Tetangga di Lamongan

Posmetro.netSeorang Kakek Bejat 60 Tahun Tega cabuli Anak Tetangga di Lamongan, POSMETRO LAMONGAN – Seoang kakek bejat berusia 60 tahun di Lamongan tega untuk mencabuli seorang anak yang merupakan anak tetangganya di bawah umur. Dia terancam dengan hukuman 15 tahun jeruji.

Seperti kabar yang dirangkum di Mapolres Lamongan, sang kakek yang sedang berurusan dengan seorang petugas PPA Satreskrim itu berinisial M. Dia dilaporkan ke polisi dugaan dengan pencabulian terhadap anak Samiono yang saat ini berusia 17 tahun.

“Posisi itu pelapor di rumah lagi istirahat dan lihat anaknya mendekati pelapor dengan wajah sedang ketakutan dan gemetar gitu seperti orang lagi dikejar,”ucap Kanit PPA Satreskrim Polres Lamongan, Aiptu Sunaryo.

Menurut Sunaryo, ayah dari korban bertanya kepada anaknya. Korban menjawab trpaksa melarikan diri lantaran akan dicabuli oleh M. Dari keterangan pelapor, aksi bejat pelaku itu bukan yang pertama kali. M juga disebut pernah mencabuli korban pada tahun 2011 di tempat kandang sapi milik pelaku dan 2014 juga dilakukan di kediaman pelaku.

Baca Juga: Suami Pembakar Istri Muda Berhasil Ditangkap di Rembang.

“Setelah ada laporan dari sang anak dan juga ayah dari korban tidak terima langsung melaporkan perbuatan tersebut ke Polres Lamongan,”ucap Sunaryo.

Lanjut Sunaryo, berdasarkan dari apa yang disampaikan korban ataupun pelaku, saat itu korban mengklaim sakit kepada ibunya yang saat ini berada di Malaysia. Sang Ibu lalu minta tolong istri palku agar untuk memeriksakan anaknya ke bidan atau Puskesmas. Korban lalu menginap di rumah pelaku. Kondisi itu dimanfaatkan oleh pelaku untuk mengauli korban.

“Pelaku saat ini sudah ditangkap dan sedang dimintak keterangan. Dan sejauh ini kami juga sedang meminta keterangan dari korban,”tutupnya.

Sesuai dengan pasal UU Perlindungan Anak di mana setiap orang dilarakang melakukan ancaman, kekerasan, ancaman kekerasan, tipu muslihat, dan bujuk rayu untuk dilakukan perbuatan pencabulan atau pemerkosaan terhadap anak. Pelaku akan dikenakan Pasal 1 ayat 1 dan ayat 2 dan atau pasal 2 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perbuatan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Pelaku juga akan dikenakan hukuman maksimal 15 penjara dan minimal 10 tahun penjara dengan biaya denda 110juta rupiah.

You may also like...