Ingin Kebal Bacok, Bocah MTs di Klaten Curi Uang Ayah Buat Beli Akik

Ingin Kebal Bacok, Bocah MTs di Klaten Curi Uang Ayah Buat Beli Akik

Posmetro.net, Dunia – Bocah 12 tahun, rico fauzan alvianto nekat mencuri uang ayahnya, hartana alias kancil sampai 20 kali. Uang tersebut kemudian digunakan buat membeli akik yg diyakini bisa menghasilkan kebal pada ki prana.

Dengan akik tadi, rico, warga desa bugisan rt 01 rw 01, kecamatan prambanan yang masih duduk pada kelas dua mts pada klaten itu dijanjikan tubuhnya akan kebal atau tahan bacok. Supaya selalu menerima keselamatan, ki pranab (25) yang bernama asli agung suseno itu jua meminta rico buat membeli sejumlah minyak.

Seiring berjalannya ketika, bukan kekebalan yang didapat, uang rico justru digerogoti ki prana sampai belasan juta rupiah. Tidak hanya rico yang menjadi korban, sejumlah peserta didik lainnya pun kehilangan uang sampai sekitar rp 15 juta.

Informasi yang dihimpun dari kepolisian menyebutkan, perbuatan agung alias ki prana terbongkar sesudah hartana (40) yang juga ayah korban melapor ke polsek prambanan, 21 april lalu. Hartana merasa curiga, uang miliknya hilang hingga 20 kali. Rata-homogen setiap hilang mencapai rp 1 juta.

Di hari sabtu (20/lima), bertempat pada tempat tinggal , hartana menemui anaknya rico. Beliau memintanya buat berkata amanah, apakah benar sudah merogoh uang. Lalu rico pun mengakui sudah mengambil uang tersebut dan digunakan membeli akik pada daerah tersangka agung suseno (25) yg mengaku menjadi orang pintar bernama ki prana.

“jadi cincin atau akik ini ucapnya bisa tahan bacok dan keselamatan. Rico juga diwajibkan membeli minyak, jika tidak dibeli nyawa korban terancam,” ujar kanit reskrim polsek prambanan Aiptu umar bashori, selasa (7/5).

Selain mengancam nyawa, tersangka jua tidak boleh bercerita ke orang tuanya.
Usai mendapatkan kabar anaknya, perbuatan tersangka dilaporkan ke polsek prambanan, klaten.

“setelah mendapat laporan, selanjutnya unit reskrim polsek prambanan berhasil melakukan penangkapan tersangka pada kontrakannya, dukuh tlogo kidul, desa tlogo, kecamatan prambanan,” katanya.

Saat pemeriksaan, lanjut umar, tersangka mengakui perbuatannya tersebut. Tersangka jua menerangkan Bila ada korban lainnya, yg homogen-rata adalah kelas 3 Sekolah Menengah Pertama.

“korban lainnya lebih kurang ada 15 orang, dengan kerugian rata-homogen rp 1 juta hingga rp 15 juta.

Selain tersangka, petugas pula mengamankan sejumlah barang bukti. Pada antaranya 1 bendel rekening koran bri, akik rona putih mani gajah, botol minyak akik, akik kecubung yang pecah, keris dan cepuk berisi akik serta keris.

“atas perbuatannya tadi, agung akan kita keraton pasal 368 kitab undang-undang hukum pidana atau pasal 378 kitab undang-undang hukum pidana, perihal tidak pidana pemerasan dan penipuan,” pungkas umar.

You may also like...