Semakin Kacau! Pidato Trump Atas Pengakuan Yerusalem Tuai Kritikan Pedas Raja Arab

Semakin Kacau! Pidato Trump Atas Pengakuan Yerusalem Tuai Kritikan Pedas Raja Arab

Posmetro.netPosmetro Dunia, Kali ini dunia seakan terkejut dengan adanya pengakuan langsung oleh Presiden AS, Donlad Trump. Kala itu Trump mengakui bila Yerusalem adalah ibu kota Israel, tentunya hal ini menjadi cambuk bagi setiap kalangan masyarakat yang menolak pernyataan yang dilontarkan oleh Trump dalam pidatonya.

Awalnya Raja Arab Saudi yakni Salman bi Abdulaziz juga menerima telepon dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kemarin dalam halnya membicarakan perkembangan teranyar yang ada di kawasan Timur Tengah. Dalam Percakapan yang ada, Raja Salman juga telah menegaskan bila Arab Saudi mendukung hak bersejarah rakyat dari Palestina. Selanjutnya Raja Salman juga meyakinkan Trump bahwa dengan adanya deklarasi atas Yerusalem sebelum adanya kesepakatan tentunya akan dapat menjadi bumerang yang membahayakan dari perundingan damai Palestina-Israel yang sedang berlangsung.

Raja Salman juga menambahkan bila pemindahan dari Kedutaan AS ke Yerusalem merupakan langkah yang berbahaya, yang mana dapat memberikan efek negatif serta menyinggung dari mayoritas muslim yang ada di seluruh dunia, seperti yang telah dilansir dari Al Arabiya, pada Rabu (06/12/2017).

Hal yang sama juga disampaikan juga oleh Duta Besar Arab Saudi Pangeran Khalid bin Abdulaziz pada dua hari lalu yang sudah menelepon Washington dan juga mengatakan bila dengan adanya pernyataan status atas Yerusalem sebelum adanya penyelesaian konflik malah nantinya akan memberikan dampak kekacauan yang ada wilayah ini.

“Untuk kebijakan yang dikeluarkan oleh Kerajaan Saudi selama ini tentunya akan terus mendukung rakyat Palestina, dan hal ini telah disampaikan kepada pemerintah AS,” lanjut Pangeran Khalid.

You may also like...