Demi Tuntaskan Kasus Penyiraman Novel Baswedan, Presiden Jokowi Mulai Panggil Kapolri

Demi Tuntaskan Kasus Novel Baswedan, Presiden Jokowi Mulai Panggil Kapolri

Posmetro.netPosmetro Terkini, Terkait dengan adanya kasus yang terjadi pada Novel Baswedan, Presiden Joko Widodo kini berencana akan memanggil Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian terkait dengan adanya pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terhadap kasus penyiraman air keras Novel Baswedan. Namun dirinya masih belum memastikan kapan akan memanggil Tito Karnavian.

“Nanti, nanti lah ada waktunya. Kapolri akan saya undang, saya panggil,” paparnya setelah meresmikan Jalan Tol yang ada di Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Seksi 1B dan 1C Cipinang-Jakasampurna di Sumber Artha, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, Bekasi, Jawa Barat, pada Jumat (03/11/2017).

Selain itu Jokowi juga menegaskan bila dirinya akan meminta penjelasan langsung kepada Tito Karnavian sejauh mana dengan adanya pengusutan terhadap kasus teror Novel Baswedan. Jokowi pastinya ingin kasus tersebut untuk segera dituntaskan.

“Dalam prosesnya sendiri sudah sejauh mana, yang jelas semua masalah harusnya gamblang, harus jelas, dan harus tuntas,” ungkap dirinya.

Kemudian, pada Kamis (02/11/2017), Wakil Presiden Jusuf Kalla bersamaan dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah yakni Dahnil Anzar Simanjuntak membahas mengenai rencana pembentukan TGPF Novel Baswedan di Kantor Wakil Presiden. Namun, JK sendiri masih belum mengambil keputusan mengenai apakah setuju atau tidaknya membentuk TGPF tersebut.

Terkait akan hal tersebut, beberapa hari yang lalu, mantan dari pimpinan KPK dan juga sejumlah tokoh mendesak para pimpinan KPK agar mengusulkan pembentukan TGPF kasus teror Novel, kepada pihak Presiden Joko Widodo. Alasan utama tersebut lantaran adanya permasalahan serius akan kasus tersebut yang mneyebabkan korban namun hingga kini pengusutan kasus tersebut masih jalan di tempat.

You may also like...