Selamat Jalan Kiper Persela Lamongan Choirul Huda

Selamat Jalan Kiper Persela Lamongan Choirul Huda

Posmetro.netPosmetro Bola, Kabar duka kembali menyelimuti dunia sepakbola tanah air, kali ini kiper Persela Lamongan Choirul Huda dikabarkan meninggal dunia sewaktu menjalankan laga pertandingan dilapangan ketika melawan Semen Padang, pada Minggu (15/10/2017). Hal ini tentunya menjadi pusat perhatian dan banyak membuat publik terkejut. Adapun berita meninggalnya Kiper Choirul Huda hingga Senin (16/10/2017) pagi WIB ini, masih menjadi berita hangat.

Seperti yang diketahui, Choirul Huda menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Dr Soegiri. Dokter Yudistiro Andri Nugroho Syang merupakan spesialis Anastesi UGD RSUD Soegiri mengatakan apabila Choirul Huda mengalami trauma benturan dengan sesama pemain.

“Sehingga hal ini bisa terjadi apa yang kita sebut henti napas dan henti jantung,” ungkapnya menjelaskan. Sebelumnya, kiper Lamongan kelahiran 1979 itu mengalami benturan keras dengan rekan satu timnya yakni Ramon Rodriguesm.

Pada awalnya, Choirul Huda sebenarnya masih tersadar. Akan tetapi, dia kemudian terlihat berlutut dan memegangi dadanya dan setelah itu sudah tidak sadarkan diri. Choirul Huda juga sempat dilarikan ke RSUD Soegiri dan kemudian mendapatkan pertolongan. Namun, nyawanya tetap tidak bisa diselamatkan.

Dengan adanya kematian dari Kiper Persela tersebut, kini telah menambah sederetan duka atas kematian para pemain di timnas Indonesia.

Pihak RSUD Soegiri sudah melakukan banyak hal untuk menyelamatkan nyawa dari Choirul Huda. Dalam video yang didapat, penjaga gawang Persela Lamongan tersebut sudah memakai alat bantu pernapasan. Selain itu, para dokter yang menanggani Choirul Huda pun sudah berusaha memompa jantung Choirul Huda agar kembali berdekat.

Namun, takdir Tuhan berkata berbeda, Persela dan jagat sepak bola Indonesia kini harus kehilangan pemain yang masuk dalam kategori One-Club Man tersebut.

Di saat Choirul Huda dilarikan secara darurat ke rumah sakit, pertandingan antara Persela melawan Semen Padang tetap dilanjutkan. Pada babak kedua, Persela dapat menambah satu gol lagi lewat Jose Manuel Barbosa Alves pada menit ke-51.

Ternyata cedera yang dialami oleh Choirul Huda sangat parah. Dirinya dinyatakan meninggal dunia di RSUD Sugiri. Adapun kabar wafatnya Choirul Huda baru diterima oleh para pemain lain sesaat setelah pertandingan berakhir pada pukul 16.53 WIB.

You may also like...