Merasa Tersinggung, Mantan Penyidik KPK Ikut Laporkan Novel Baswedan Kepada Polisi

Merasa Tersinggung, Mantan Penyidik KPK Ikut Laporkan Novel Baswedan Kepada Polisi

Posmetro.netPosmetro Terkini, Laporan datang secara bertubi-tubi, kini pihak penyidik senior dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yakni Novel Baswedan kembali dipolisikan. Adapun hal ini terkait dengan adanya dugaan tindak pidana atas pencemaran nama baik. Namun kali ini, Novel dilaporkan oleh mantan penyidik KPK yang bernama Kombes Erwanto Kurniadi.

Erwanto yang mana saat ini menjabat sebagai salah satu Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri tersebut diketahui melaporkan Novel ke Polda Metro Jaya pada Selasa 5 September 2017 kemarin.

“Ya benar, ada laporan dari yang bersangkutan Erwanto Kurniadi. Dan kini sudah masuk pengaduan tersebut ke kita,” papar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Jakarta, pada Rabu (06/09/2017).

Selain itu Argo jgua menuturkan, Erwanto melakukan pelaporan lantaran merasa tersinggung terhadap pernyataan yang dilontarkan oleh Novel yang mana telah menyebut penyidik KPK dari Polri memiliki integritas yang rendah.

“Pelapor yang pernah ditugaskan di lembaga KPK sebagai penyidik merasa bila keterangan yang diberikan oleh Novel sangat melukai kehormatan serta merupakan fitnah yang amat keji terhadap dirinya dan juga anggota Polri lain yang pernah bertugas di KPK,” ucap Argo.

Laporan Erwanto tersebut pun akhirnya telah diterima oleh polisi dan terdaftar dalam nomor LP/4198/IX/2017/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Sebelum pelaporan dari Erwanto, Novel juga telah dilaporkan oleh Direktur Penyidikan (Dirdik) KPK yakni Brigjen Aris Budiman. Novel kala itu dilaporkan atas dugaan dari pencemaran nama baik melalui email ataupun surat elektronik.

Isi di dalam email tersebut, mengungkapkan bila Novel disebut-sebut menilai Aris sebagai Dirdik terburuk selama KPK berdiri dari awal. Bukan hanya itu saja, Aris juga disebut memiliki integritas yang rendah sebagai seorang Dirdik KPK.

melalui laporan yang dibuat oleh Aris, polisi kini menyertakan Pasal 27 KUHP ayat 3 UU No 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan atau Pasal 310 KUHP tentang Penghinaan dan atau Pasal 311 KUHP mengenai Pencemaran Nama Baik.

Polisi kini juga telah meningkatkan kasus ini ke tahap penyidikan. Kendati demikian, Novel masih berstatus sebagai saksi terlapor dalam kasus perkara ini.

You may also like...