Mantap Mencalonkan Diri di Pilkada 2018, Ridwan Kamil Butuh Bantuan Dana Untuk Maju

Mantap Mencalonkan Diri di Pilkada 2018, Ridwan Kamil Butuh Bantuan Dana Untuk Maju

Posmetro.netPosmetro Terkini, Terkait dengan akan diselenggarakannya Pilkada Jawa Barat 2018, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sendiri telah memantapkan diri untuk bisa maju dalam Pilkada selanjutnya.

Kendati demikian, di samping itu, pria yang akrab disapa dengan Kang Emil ini mengaku masih tengah galau lantaran masih belum memiliki biaya banyak untuk dapat bertarung di dalam memperebutkan kursi orang nomor satu di Jawa Barat.

“Tentunya ini menjadi dilema saya yang enggak pernah mau main dengan proyek. Bila mau kompetisi pilkada kan jadinya bingung juga. Terus terang dilema itu pasti ada,” ungkap Kang Emil sewaktu dikonfirmasi oleh awak media di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Jumat (29/09/2017) malam.

Kemudian Kang Emil menyebutkan bila pernyataan di atas juga menanggapi soal banyaknya kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh pihak KPK. Apalagi saat ini kebanyakan kepala daerah tersebut rata-rata terjaring OTT kasus atas dugaan suap.

Menurut penilaian dari Ridwan Kamil, hal tersebut bisa jadi menjadi sebab pendorong besarnya biaya ketika akan maju pilkada untuk menerima suap. Oleh sebab itu, Kang Emil juga mengaku sangat butuh bantuan dana segar dari partai pendukung yang mau untuk mendukungnya. Kemudian disamping itu negara juga harus mulai mengatur mengenai soal besaran biaya untuk bisa maju pilkada.

“Soal mengenai bagi yang tidak punya biaya, ini juga tentunya harus mulai dipikirkan oleh negara, dan saya pribadi juga berharap ada bantuan dari partai yang mendukung, ” papar kang Emil.

Dengan adanya kehadiran Kang Emil di the Westin dalam rangka untuk menyabet sejumlah penghargaan dari Tempo dan Frontier Consultan diantaranya seperti misalnya Kota Bandung yang dinobatkan sebagai Kota Terbaik, Kota Terbaik kategori Pariwisata, dan kota Bandung juga dinobatkan sebagai the Most Attractiveness City.

“Alhamdulillah ya. Pertama kita harus bisa untuk pertahankan. Bandung ini kan masih ada program sisa yang harus diselesaikan seperti misalnya transportasi. Jadi mohon di doakan supaya cepat selesai. Penghargaan tersebut sekaligus menerangkan mengenai pembangunan yang sudah berjalan di rel yang benar. Bila pemimpin kompak bersama warganya, ya hasilnya kan seperti ini (dapat penghargaan),” tandas Ridwan Kamil.

Walaupun demikian, Kota Bandung untuk saat ini, masih belum mendapat penghargaan untuk kategori kota terbaik atas pelayanan publik. Bandung pun saat ini tidak masuk dalam posisi tiga besar dalam kategori tersebut. Sehingga bisa dibilang Bandung kalah dengan Kota Mataram, Kota Denpasar, dan juga Kota Palembang.

Terkait akan hal tersebut, Kang Emil sempat mengaku akan mengunjungi salah satu dari kota itu untuk melihat serta mempelajari setiap kebijakan ataupun sistem yang dipakai oleh pemerintah kota tersebut.

“Saya rasa kita tidak kalah juga ya. Hanya itu kan yang diambil 3 besar. Tapi ya menurut saya setiap apa yang kurang saya mau cek ke Denpasar juga,” ungkap Ridwan Kamil menerangkan.

You may also like...