Hati -Hati Bahaya Sulam Alis Yang Dapat Mengakibatkan Luka Fatal

Hati -Hati Bahaya Sulam Alis Yang Dapat Mengakibatkan Luka Fatal

Posmetro.netPosmetro Lifestyle, Dengan adanya tren kecantikan yang semakin marak saat ini tentunya tidak pernah ada habisnya. Dari masa ke masa selalu ada tren yang menarik perhatian para wanita, seperti misalnya eyelash extention dan juga sulam alis. Tren yang terakhir disebut tentunya sangat diminati oleh para kaum hawa, Hal ini dikarenakan adanya tawaran terbentuknya alis secara alami dan mampu bertahan kurang lebih selama satu tahun.

Hingga saat ini banyak sekali klinik kecantikan yang gencar menawarkan jasa sulam alis dengan kisaran harga satu juta hingga tiga juta rupiah. Namun, terkait hal tersebut masih banyak wanita yang ragu untuk melakukan teknik ini karena takut jarum dan risiko alergi pada tinta sulam.

salah satunya terjadi pada salah seorang gadis asal Singapura yakni Valerie yang mengalami hal yang tidak terduga setelah melakukan aksi sulam alis.

Namun sayangnya bukan kecantikan yang didapat oleh Valerie. Dirinya malah harus mengalami luka yang mengerikan di atas matanya. Awalnya Valerie tertarik untuk menyulam alisnya karena terkesan dengan portofolio salon tersebut yang ada di aplikasi Carousell. Wanita tersebut sempat mengaku kepada Valerie, dia sangat berpengalaman serta memiliki sertifikasi dari akademi kecantikan di Bangkok. Sebelum melakukan prosedur sulam alis, wanita tersebut memberikan bingkai pada alis Valerie terlebih dulu, seperti yang dilangsir dari laman kecantikan pada Kamis, (31/08/2017).

Setelah melakukan proses sulam alis, Valerie malah terkejut sewaktu melihat hasil akhirnya. Sulam alis yang dilakukan tidak terlihat tidak seimbang karena salah satu sisi lebih rendah dibandingkan dengan yang lain. Meskipun merasa kurang puas dengan hasilnya, Valerie sudah merasa capek untuk konsultasikan kembali kepada pemiliknya, berhubung kulitnya masih tetap terasa lembut ditambah lagi tato alis yang digunakan yakni pewarna di bawah kulit dan jarum sekali pakai, sehingga dirinya merasasudah aman dan tidak perlu lagi untuk melapor.

Namun sewaktu tiba di rumah, Valerie malah merasa sangat kesal dan tidak puas dengan alisnya yang baru. Dirinya pun segera mengirim pesan singkat kepada ahli kecantikan yang menanganinya dan wanita tersebut pun berjanji untuk memperbaiki alisnya. Valerie merasa penggunaan warna krem yang melebar terlalu jauh hingga ke tengah keningnya.

“Dirinya menyuruh saya untuk menunggu satu sampai dua hari agar pewarna dilepaskan, namun ternyata butuh waktu seminggu. Kulit yang ada di sekitar alis saya sangat merah dan ada jaringan parut di bagian dalam tempat dia mengoleskan warna krem di atas pewarna asli tersebut,” ungkapnya.

Terkait dengan hal tersebut, Valerie kini memutuskan untuk berkonsultasi dengan pakar kecantikan. Dirinya menyarankan agar Valerie menggunakan make up remover untuk menghilangkan pewarna sebelum benar-benar masuk ke dalam kulitnya tersebut. Namun sayangnya bekas luka yang dimiliki Valerie masih belum hilang.

Akhirnya, Valerie kembali menghubungi wanita tersebut untuk memintanya pertanggungjawaban degan cara mengembalikan uang sebesar US$ 150 atau setara dengan dua juta. Namun, wanita itu tidak menggubrish dan malah menolak serta meminta Valerie hanya untuk datang memperbaiki kembali alisnya. Bahkan mereka menyalahkan Valerie karena menjalani prosedur lebih lama dari seharusnya.

Valerie akhinrya lebih menolak untuk kembali karena sudah tidak lagi memercayai prosedur kecantikan yang dilakukan oleh klinik kecantikan tersebut. Dia mengaku bahwa sebelumnya pernah melakukan sulam alis dan hasilnya tidak bermasalah dan baik-baik saja. Sejak kejadian ini, Valerie selalu menggunakan concealer untuk bisa menutupi luka kemerahan di alisnya.

You may also like...