3 Tahun Kepemimpinan, Presiden Jokowi Sukses Torehkan Perbaikan Infrastruktur Yang Semakin Pesat

3 Tahun Kepemimpinan, Presiden Jokowi Sukses Torehkan Perbaikan Infrastruktur Yang Semakin Pesat

Posmetro.net – Posmetro Terkini, Seperti yang diketahui bahwa menjelang 3 tahun dari masa Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) pada Oktober 2017, kini sudah banyak pencapaian yang telah dilakukan oleh pasangan ini. Adapun pembangunan yang dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK ini diklaim jauh lebih banyak dibandingkan dengan masa pemerintahan sebelumnya.

Berdasarkan informasi dari Panitia Penyelenggara Rembug Nasional yakni Firdaus Ali, mengatakan adapun percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas sudah banyak dilakukan dengan adanya terobosan seperti diantaranya dengan adanya pembangunan dari pinggiran dan juga sekaligus menyebarkan perbaikan infrastruktur di luar Pulau Jawa.

“Untuk membangun yang namanya optimisme bangsa, tentunya terobosan dan capaian yang telah dilakukan dalam masa tiga tahun pemerintahan ini sudah terbilang layak untuk diapresiasi,” ungkap Firdaus, sewaktu di kantor Dewan Pertimbangan Presiden, yang ada di Jakarta, pada Senin (18/09/2017).

Pria yang diketahui juga ikut menjabat sebagai staf khusus menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) mengungkapkan bila total ruas jalan tol yang sukses dioperasionalkan pemerintah Jokowi-JK dari 2015 hingga 2016 adalah sepanjang 176 kilometer (Km), dan akan ditambah kembali hingga bisa mencapai 568 Km pada akhir tahun 2017 dari total target 2015-2019 sepanjang 1.851 Km.

Dirinya juga ikut menambahkan bila terobosan lain juga nantinya akan dilakukan oleh pemerintahan Jokowi-JK dengan pembangunan infrastruktur di Papua, Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, serta NTT seperti diantaranya berupa jalan, bendungan, pelabuhan, lapangan terbang, kereta api, hingga Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

“Tetap akan dibangun infrastruktur meski yang melintas cuma satu dua orang. Membangun bandara di tempat yang tidak ada komersialnya. Kita akan awali semuanya untuk pembangunan di Timur, tempat matahari terbit dan persoalan Papua sendiri yaitu masalah nasional dan juga Internasional sehingga harus didahulukan,” paparnya.

You may also like...