Serangan Udara Terbuka Milik Israel Kembali Serang Jalur Gaza, 4 Orang Dikabarkan Terluka

Serangan Udara Terbuka Milik Israel Kembali Serang Jalur Gaza, 4 Orang Dikabarkan Terluka

Posmetro.netPosmetro Terkini, Setidaknya sudah ada empat warga Palestina yang terluka akibat serangan udara terbaru yang dilakukan oleh pihak Israel ke wilayah Hamas yang dilakukan di Jalur Gaza. Satu orang di antaranya menderita luka yang parah.

“Untuk serangan pada hari Selasa telah menargetkan tiga lokasi yang ada di Gaza,” ucap seorang pejabat yang dikutip dari Al Jazeera pada Rabu (09/08/2017).

Pihak militer Israel mengatakan bahwa serangan udara yang mereka luncurkan tersebut merupakan respons atas sebuah roket yang ditembakkan ke arah Israel. Namun, klaim Israel tersebut dibantah oleh Jubir Hamas Hazem Qasem.

“Serangan udara tersebut sebenarnya menargetkan posisi Hamas di pusat Jalur Gaza. Penjajah itu seakan berdalil bahwa sebuah kelompok meluncurkan roket ke arah mereka, namun tidak satupun yang ada di Gaza yang mengklaim bertanggung jawab,” ungkap Qasem.

“Kami saat ini terus menjaga masa tenang dan tidak meluncurkan roket apapun. Tentunya tidaklah menguntungkan bagi mereka untuk melanggar masa tenang tersebut,” imbuhnya.

Ayman al Sahbani yang merupakan direktur darurat di Rumah Sakit al-Shifa di Gaza, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tiga orang yang terluka hingga saat ini telah menjalani perawatan intensitf.

“Untuk korban keempat, yang berusia 26 tahun, saat ini masih berada dalam kondisi luka yang serius. Tengkorak kepalanya mengalami keretakan dan ia tidak sadarkan diri di ICU,” ucap Sahbani.

Selama dalam satu dekade terakhir, pihak Hamas telah menjadi pemerintahan de facto di Gaza. Sementara itu bagi Otoritas Palestina pimpinan Fatah telah menguasai Tepi Barat. Israel dan juga Hamas sendiri terlibat dalam tiga perang sejak Hamas menguasai Gaza. Adapun pertempuran terakhir antar keduanya terjadi pada tahun 2014.

You may also like...