Ledakan Bom Bunuh Diri Serang Bus Kementerian di Afghanistan, 35 Orang Tewas

Ledakan Bom Bunuh Diri Serang Bus Kementerian di Afghanistan, 35 Orang Tewas

Posmetro.netPosmetro Terkini, Setidaknya ada sebanyak 35 orang jiwa yang tewas dan puluhan lainnya menderita luka-luka dalam serangan insiden ledakan bom bunuh diri yang menghantam bus yang mana berisikan para staf kementerian.

Adapun kejadian tersebut terjadi tepatnya di Ibu Kota Afghanistan Kabul. Berdasarkan keterangan dari pejabat intelijen Afghanistan menyebutkan bila bus tersebut berisikan puluhan orang staf Kementerian dari Pertambangan dan Perminyakan.

Untuk kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 07.00 waktu setempat. Dan tempat lokasi dari penyerangan tersebut sangat dekat dengan rumah Deputi Kepala Eksekutif Pemerintahan Afghanistan yakni Mohammad Mohaqi.

Berdasarkan penjelasan dari juru bicara kepolisian Daerah Kabul, Basir Mujahed, bus tersebut dinyatakan hancur total. Sementara tiga mobil lainnya dan beberapa toko di sekitarnya juga bernasib serupa.

“Kemudian ada pula anak-anak yang menjadi korban luka,” ucap Mujahed ketika dikonfirmasi, pada Kamis (24/07/2017).

Untuk Pelaksana Tugas Jubir Kementerian Dalam Negeri Afghanistan yakni Najib Danish mengungkapkan bila kemungkinan korban jiwa akan terus bertambah.

Kemudian daripada itu ada seorang saksi mata yang berada di tempat kejadian yaitu Baqi Mohammadi yang tidak bisa menggambarkan situasi di lokasi tersebut. Pasalnya, adapun lokasi ledakan begitu porak-poranda.

“Hal ini merupakan ledakan yang sangat besar dan kemudian untuk toko milik saya juga hancur lebur,” ungkap Mohammadi.

Untuk insiden tersebut telah diklaim oleh kelompok Taliban. Ekstremis tersebut juga menargetkan serangan yang ada di wilayah Afghanistan dan Pakistan. Mohammadi juga menilai, dirinya sama sekali tidak habis pikir mengapa Taliban tega dalam melakukan serangan ke Afghanistan secara terus menerus.

“Taliban sendiri telah melakukan penyerangan kepada orang yang tidak berdosa. dan siapa yang akan ambil keuntungan dari membunuh manusia yang tidak bersalah,” ungkap Mohammadi.

You may also like...