Polisi Belum Memiliki Upaya Lain Terkait Memulangkan Rizieq

Polisi Belum Memiliki Upaya Lain Terkait Memulangkan Rizieq

Posmetro – Pasca ditolaknya permohonan red notice tentang Rizieq Shihab oleh Ses National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia, sampai saat ini Polri belum memutuskan langkah lain yang akan dilakukan untuk memulangkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu ke Tanah Air.

“Belum ada langkah lainnya,” ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Pol Martinus Sitompul, saat dihubungi, mengenai ditolaknya permohonan red notice, Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Martinus menyebutkan, tanpa melalui prosedur Interpol, kerja sama antara polisi Indonesia dan polisi Arab (police to police) bisa saja dilakukan.

Akan tetapi, kerja sama seperti ini hanya terkait pertukaran informasi.

“Atau pengamanan khusus, seperti kemarin ketika ada kunjungan Raja Salman,” ujar Martinus.

Sementara, jika dilakukan upaya ekstradisi,merupakan kewenangan Kementerian Luar Negeri.

Perjanjian ekstradisi ini merupakan salah satu kerja sama antar-pemerintah atau government to government.

Terkait beredarnya foto beberapa tokoh yang bertemu dengan Rizieq, Martinus menyebutkan, pihak-pihak tersebut tidak ada kaitan dengan upaya pemulangan Rizieq.

Martinus menilai, pihak-pihak yang bertemu dengan Rizieq di Arab tidak perlu dimintai keterangan. Alasannya, kepolisian sudah tahu keberadaan Rizieq.

“Sepertinya tidak (perlu dimintai keterangan). Kan tidak ada hubungannya dengan perkara yang tengah diselidiki,” kata Martinus.

Sebelumnya, Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri melalui Ses NCB Interpol Indonesia mengembalikan berkas permohonan red notice atas Rizieq Shihab kepada penyidik Polda Metro Jaya.

Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan, perkara Rizieq tidak termasuk dalam tindak kejahatan yang bisa diterbitkan red notice.

You may also like...