Gagal Merampok di Casino Filipina, Seorang Pria Nekad Membakar Diri

Gagal Merampok di Casino Filipina, Seorang Pria Nekad Membakar Diri

Posmetro.netPosmetro Terkini, Menurut pihak anggota dari kepolisian Metro Manila menyatakan bahwa dalam aksi perampokan di Hotel Resorts World Manila, Ibu Kota Manila, Filipina, Jumat (02/06/2017) dini hari waktu setempat, pelaku dinilai gagal dalam menjalankan aksi perampokan.

Beruntungnya dari peristiwa nahas tersebut, pihak kementerian Luar negeri Republik Indonesia menyatakan bhawa dari hasil informasi yang dihimpun di kedutaan Besar Indoenesia yang ada di Manila tidak ada satu pun warga negara Indonesia yang menjadi korban penembakan.

“Pihak KBRI yang berada di Manila telah memastikan dengan pihak kepolisian setelah mendengar kabar tersebut, namun hingga saat ini belum ada ditemukan WNI yang menjadi korban,”ungkap Jubir Kementerian Luar Negeri yakni Arrmanatha Nasir dalam jumpa pers di kantor Kemlu, Jakarta, pada Jumat (02/06/2017).

Menurut Arrmanatha saat ini anggota kepolisian Filipina sedang menyelidiki lebih lanjut apa motif dari para pelaku, namun dari kasus penembakan tersebut diyakini bukanlah bagian dari terorisme.

“Untuk peristiwa ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, hanya saja tidak benar bila kasus tersebut dikaitkan dengan aksi terorisme, karena semuanya ini merupakan bentuk kriminalitas,” imbuh Arrmanatha.

Dari keterangan yang berhasil dihimpun bahwa aksi ini dikerjakan oleh satu orang lelaki dengan menggunakan masker penutup wajah ketika melakukan aksi perampokan. Namun karena dianggap gagal dalam menggasak harta benda maka dirinya memilih untuk bunuh diri. Pelaku tersebut awalnya menggenakan topeng dan masuk kedalam hotel sekitar pukul 01.30 setelah itu dirinya langsung menuju kelantai dua dan masuk kedalam ruang casino dan tempat perbelanjaan. Dirinya pun langsung melesatkan tembakan dan mencoba merampok beberapa penjudi yang ada disana.

Berdasarkan hasil informasi dari Steven James Riley yang merupakan Direktur Operasional Resorts World Manila bahwa untuk jumlah pelaku saat itu hanya satu, dan ketika pelaku membuka penutup wajahnya sempat terlihat wajahnya, adapun perawakannya adalah memiliki badan tegap, berkumis dan juga sangat fasih berbicara bahasa Inggris.

Sempat berhembus angin bahwa pelaku sengaja melakukan hal tersebut untuk menciptakan teror. Namun untuk kepala Kepolisian nasional Filipina yakni Ronald dela Rosa telah membantahnya.

“Pelaku akhirnya melakukan aksi bunuh diri dengan cara melakukan pembakaran diri dikamar hotel 510, dirinya tidur di ranjang kemudian menutupi tubuhnya dengan selimut setelah itu mengguyur dengan bahan bakar, ungkap deLa Rosa.

Kemudian dalam keadaan panik, ada sekitar 54 orang pengunjung yang mengalami luka-luka, bahkan salah seorang petugas keamanan tanpa sengaja menembak diri sendiri , namun luka yang diderita untungnya tidak fatal.

Berdasarkan penuturan dari dela Rosa insiden tersebut murni perampokan, karena pelaku tidak menyakiti siapapun dan langsung pergi keruangan penyimpanan keping judi, selain itu dirinya sempat menembak televisi layar lebar dan juga membakar meja casino. Akibat hal tersebut banyak pengunjung yang sesak napas lantaran menghirup asap.

Selain itu pihak kepolisian telah berhasil menyita keping judi senilai USD 2.27 Juta atau setara PHP 113 juta.

You may also like...