Emosi, Pemuda Muhammadiyah Ungkap Adanya Upaya Pembusukan Terhadap Amien Rais

Emosi, Pemuda Muhammadiyah Ungkap Adanya Upaya Pembusukan Terhadap Amien Rais

Posmetro.net – Posmetro Terkini, Dengan adanya kasus dugaan korupsi atas alat kesehatan yang menyeret nama Amien Rais dimana mantan Ketua PAN itu dikabarkan telah menerima sejumlah kucuran dana sebesar Rp 600 juta di rekeningnya, maka tidak ayal bila banyak yang mempertanyakan mengapa dirinya masih begitu terlihat tenang.

Setelah 6 kali dana tersebut masuk kedalam rekeningnya secara berkala, Amien merasa dana tersebut bukanlah suatu hal yang begitu penting untuk dipertanyakan. Amien sendiri sempat mengutarakan keinginannya untuk berjumpa dengan pimpinan KPK pada Senin besok,mengingat dirinya akan segera melakukan Umroh pada tanggal 08 Juni mendatang.

Kendati demikian tampaknya ada sejumlah pembelaan dari Para Pemuda Muhammadiyah yang menyuarakan bahwasanya pihak mereka tidak menerima bila Amien Rais dikaitkan dengan kasus korupsi yang menerima aliran dana uang haram tersebut. Bukan hanya itu saja ada ancaman serta beberapa komentar yang dilontarkan oleh Pemuda Muhammadiyah.

Dahnil Anzar selaku Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah merasa menyesalkan adanya upaya dalam kesengajaan untuk menuding mantan dari Ketua Umum PP Muhammadiyah tersebut dalam kasus korupsi.

Selain itu Dahnil juga mengatakan bahwa upaya menuduh Amien tersebut muncul sejak meruaknya tuntutan yang telah dibacakan oleh pihak Jaksa yang berada di pengadilan Tipikor pada Rabu (31/05/2017) yang lalu. Dimana pada saat itu adanya penyebutan nama Amien Rais didalam sidang yang melibatkan terdakwa yang merupakan mantan Menkes Siti Fadilah Supari atas aliran dan yang mengalir ke rekening Amien Rais sebanyak 6 kali dengan total nominal sebanyak Rp 600 juta. Padalah sebenarnya, peran Amien Rais hanyalah sebagai penerima aliran dana, ungkap Dahnil menambahkan.

“Sampai saat ini Pak Amien sudah mengakui dengan jelas bahwa dana tersebut hanya berupa bantuan secara sukarela dan tidak ada sedikitpun motif kejahatan yang ada,” terang Dahnil.

Dahnil pun melanjutkan bahwa dana tersebut diterima Amien Rais dari Soetrisno Bachir, yang lazimnya sudah dekat dan biasanya sering membantu Amien, sehingga sangat wajar bila Amien tidak mempertanyakan asal usul dana.

Terkait diluar itu, kini Amien telah dituntut oleh pihak jaksa dengan pasal 55 dan 56 KUHP karena telah melakukan, upaya membantu dan juga membujuk. Oleh sebab itu menurut Dahnil dirinya menyesalkan aksi tuntutan tersebut karena seolah-olah ada konspirasi dimana adanya upaya pembusukan terhadap pak Amien Rais agar seakan dirinya melakukan korupsi dan kemudian dikaitkan dengan keterlibatan organisasi yang pernah sedarinya dipimpin oleh Amien Rais.

Dahnil mengatakan tidak heran bila upaya pembusukan ini dilakukan oleh para oknum yang merasa terancam dengan sikap kritis dari Amien Rais selama ini, selain itu, Dhanil menghimbau agar pembusukan tersebut segera dihentikan karena beliau tidak melakukan pidana korupsi.

You may also like...