Polisi Larang Massa Aksi 55 Lakukan Long March

Posmetro.net Posmetro Terkini, Polda Metro Jaya melarang peserta aksi 55 untuk turun ke jalan dan berjalan beriringan atau Long March alasan utama dari pelarangan ini adalah untuk mencegah terjadinya keributan umum.

“Pada prinsipnya seperti itu, jadi nanti kan bisa merusak fasilitas umum, mengganggu ketertiban umum tentunya harapan kami seperti itu” Ucap Humas Polda Metro Jaya.

Argo mengatakan, Aksi Long March tetap dilaksanakan dapat menghambat lalu lintas untuk mencegah hal itu, polisi akan menyiapkan mobil untuk mengangkut perwakilan aksi ke gedung Mahkamah Agung dari Masjid Istiqlal.

“Nanti kita akan memfasilitasi, nanti akan kita siapkan kendaraan untuk diantar ke gedung MA nanti pengirim pesan dan penerima pesan bisa kita pertemukan” Ucap Argo.

Selain itu, Argo menuturkan Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan aksi 55 ini dari GNPF MUI diperkirakan akan ada sekitar 8000 sampai 10.000 peserta aksi “Polisi Telah menyiapkan 15.000 personel untuk mengamankan aksi ini” Ucap Argo.

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) menggelar aksi pada Jumat di depan MA mereka ingin meminta hakim tetap Independen dalam memutuskan perkara dugaan penistaan agama yang menjadikan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama sebagai terdakwa.

( Posmetro.net )

You may also like...