Bawaslu : Ahok-Djarot Paling Banyak Dilaporkan Di Pilkada DKI

Posmetro.netPosmetro Terkini,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta menyampaikan sejumlah detail bentuk laporan dugaan pelanggaran yang dilakukan 3 Paslon (Pasangan Calon) Peserta Pilkada DKI 2017

Hasilnya, pasangan Petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat menjadi yang paling banyak dilaporkan selama Pilkada DKI 2017 baik Putaran Pertama dan Kedua.

“Agus Sylvi 12 kali dilaporkan kemudian Ahok-Djarot 53 kali dilaporkan baik putaran pertama dan kedua Anies-Sandi 22 kali dilaporkan” Ucap Komisioner Bawaslu DKI Muhammad Jufri Di Kantor Bawaslu.

Hanya saja, Jufri menjelaskan, laporan yang masuk ke Bawaslu tidak hanya seputar peserta Pilkada DKI 2017 saja pihaknya merinci sampai dengan penyelenggara Pemilu hingga masyarakat selaku pemilih.

“Untuk penyelenggara sendiri 76 kali dilaporkan mereka mencakup KPU Povinsi KPU kota, KPPS, PPDP dan lainnya untuk masyarakat dilaporkan sebanyak 143 kali” Ucap Dia.

Untuk masyarakat yang dilaporkan mereka tidaklah terkait dengan Tim Kampanye Paslon Peserta Pilkada DKI 2017 mereka merupakan simpatisan yang bersikap diluar peraturan yang berlaku.

“Seperti Pasang Spanduk, Ceramah di tempat Ibadah ada juga terkait bagi-bagi Sembako tapi semua tidak terkait dengan Paslon” Ucap Jufri.

“Dan untuk pelanggaran Administrasi Pilkada DKI 2017 Putaran Pertama dan Kedua, Agus-Slyvi sebanyak 12 kali, Ahok-Djarot 25 kali dan Anies-Sandi 26 kali sementara penyelenggara 74 kali yakni KPU dan jajarannya itu semua terkait hak pilih warga dan proses pemutaakhiran Data Pemilih” Jufri Menandaskan.

( Posmetro.net )

You may also like...