Ahok : Kalau Swasta Ada Bangun Mal Di Tanah Negara Bisa Dipidana

Posmetro.netPosmetro TerkiniGubernur DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menegaskan tanah negara tidak dapat dibangun oleh swasta untuk kepentingan bisnis, dia mengatakan bila benar ada tanah negara yang dibangun swasta untuk menjadi mal, maka hal itu dapat dipidanakan.

Penegasan tersebut untuk menjawab pernyataan Cagub nomor urut 3 yakni Anies Baswedan yang menyebut ada Tanah Negara di Wilayah DKI Jakarta yang dijadikan lahan untuk membangun Mal.

“Kalau sampai ada pelanggaran bangun Mal Laporin, Masuk Pidana kalau sampai ada tanah negara dipakai swasta bikin mal itu bisa pidana” Ucap Ahok.

Dia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak mengetahui ada mal yang menggunakan tanah negara padahal, Ahok sebelumnya meminta Anies menunjukkan mal mana yang dimaksud melanggar itu.

“Enggak tahu yang mana yang dimaksud sama Pak Anies” Ucap Ahok

Sebelumnya, Anies Baswedan menyebutkan ada Mal atau pusat perbelanjaan yang terdiri di atas Tanah Negara di Wilayah Jakarta meski tidak menyebutkan nama atau lokasi detailnya, Anies menyinggung beberapa wilayah yang berstatus tanah negara dan didirikan mal.

Ketika ditanya lebih lanjut Anies masih enggan untuk menjelaskan di mana mal yang dibangung di atas tanah milik negara dia hanya mengatakan kalau tanah itu antara lain ada di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat.

Pernyataan Anies bermula ketika Sabtu 25 Febuari itu lalu mempertanyakan mengapa banyak yang mengkritik program dp nol rupiah yang menjadi programnnya.

Saat itu Anies berpendapatan, programnya ditujukan bagi Warga DKI yang kesulitan memiliki rumah dia membandingkan penggunaan lahan di DKI Jakarta yang peruntukannya dianggap tidak memihak kepada rakyat kecil.

Salah satu contohnya penggunaan lahan di DKI yang dianggap tidak memihak kepada rakyat kecil adalah untuk membangun mal menurut Anies dia tidak akan membuka penjelasan lengkap untuk ini atas dasar pertimbangan tertentu.

( Posmetro.net )

You may also like...