Kuasa Hukum Ahok Cecar Ketua MUI Soal Fatwa Penistaan Agama

Posmetro.netPosmetro TerkiniKuasa Hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Humphrey Djemat mencecar motif Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan keputusan pendapat dan sikap keagamaan terhadap ucapan Ahok mengkutip AL Maidah Ayat 51.

Humphrey mengatakanm MUI tingkat DKI Jakarta sudah lebih dahulu mengeluarkan surat teguran untuk Ahok sebelum keputusan pendapat MUI pusat keluar lalu kuasa hukum Ahok mempertanyakan perbedaan sikap MUI pusat dengan MUI DKI.

“Bagaimana anda bisa keluarkan satu sikap Keagamaan, sedangkan ada teguran yang isinya menegur?” Ucap Humphrey

“Tidak ada pertentangan antara teguran MUI DKI dan pendapat keagamaan hanya produknya yang beda justru teguran yang dilakukan MUI DKI menjadi masukan substansinya dan jadi salah satunya sikap Keagamaan” Jawab Ma’ruf

Selain itu, surat teguran belum cukup meredam desakan dari masyarakat dia mengakui keputusan pendapat MUI dikeluarkan agar desakan masyarakat dapat selesai dan diproses hukum.

Padahal, Humphrey berkata MUI DKI mengeluarkan teguran, namun MUI pusat bertentangan dengan MUI DKI yang justru mengeluarkan keputusan yang berunsur sanksi.

“Selama tidak melanggar hukum, justru kami mengawal bahwa prosesnya dilakukan sesuai prosedur hukum di Indonesia” Ucap Ma’ruf
Sementara itu, dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Ma’ruf Amin menyebut Ahok tidak Etis membahas Ayat-Ayat Alquran karena Ahok tidak Beragama Islam.

“Tidak patut membahas AL Maidah karena dia bukan Muslim tidak Proporsional makanya kita anggap tidak Etis” Ucap Ma’ruf.

( Posmetro.net )

You may also like...