Kesaksian Warga Kepulauan Seribu Yang Hadiri Pidato Ahok

Posmetro.netPosmetro Terkini, Pada September 2016 lalu, masyarakat pulau pramuka, kepulauan seribu antusias menyambut gubernur DKI basuki tjahaja purnama alias ahok dalam sosialisasi budidaya ikan.

Meski undangan ditujukan hanya kepada para pelayan budidaya ikan, namun tak sedikit warga pulau pramuka lain hadir, menyaksikan langsung saat ahok mengucapkam perkataan yang diduga Menista agama islam itu.

Perkataan diduga menistakan agama pun viral saat diunggah dan disebarkan di media sosial ribuan umat islam pun turun ke jalan, melalui 3x aksi damai mereka menuntut dugaan penistaan Agama dipersidangan dan ahok dihukum seadil-adilnya ahok pun maju ke meja hijau.

“Saya saat itu datang, mendengar dan menyaksikan tapi enggak tahu dimana letaknya kalimat dimana menistakan agama itu” ucap yono, pria berumur 59 tahun yang berprofesi sebagai nelayan Dan penjual es goyang.

Tak hanya yono, rekan sejawatnya pun menimpati dengan argumentasi senada “mungkin kita enggak ngeh, karena kan emang gaya ngomongnya pak ahok sambil humor, jadi selewatan aja”

“Kalau dibilang ketawa ya emang kita ketawa seperti di video itu” lanjut rahmat

Terkait perkataan saksi sidang kasus dugaan penistaan agama yang juga kader FPI yakni Novel Bamukmin, bahwa masyarakat pulau pramuka masih awam islam, yono dan rahmat tak menampik Tudingan Novel.

“Ya mas, kalau dibilang awam ya emang begini kami adanya saya pribadi memang tidak terlalu mendalami ilmu agamanya bisa juga misalnya ngeh perkataan pak ahok itu”

Meski mengaku awam, yono mengatakan jika ada tendensi seseorang menistakan islam, siapapun tak akan bisa selamat pulang dari pulau pramuka.

“Gini, saya dan teman di sini dan kemarin yang turut hadir, betul tidak menyangka apa iya sih pak ahok sengaja ngutip ayat yang dimaksud itu? karena kalau kita merasakan itu ada seperti sengaja menistakan agama mungkin sudah dikeroyok sama warga sini, tapi kan faktanya enggak” Tegas Yono

( Posmetro.net )

You may also like...