Irjen Anton: Kalau Rizieq Shihab Mau Jadi Kapolda Jabar Silakan

Irjen Anton: Kalau Rizieq Shihab Mau Jadi Kapolda Jabar Silakan

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Irjen (Pol) Anton Charliyan menanggapi desakan massa FPI yang meminta Kapolri Jenderal Tito Karnavian mencopotnya dari jabatan Kapolda Jawa Barat (Jabar). Anton mengklaim tidak masalah apabila nantinya akan dicopot dari jabatannya.

“Kalau saya dicopot, silakan aja. Saya datang ke sini (Jabar) bukan cari jabatan, tapi mau Jabar aman,”tegas Anton.

Eks Kadiv Humas Mabes Polri ini menyentil, kalau imam besar FPI Rizieq Shibab mau mengambil jabatan itu, akan diserahkankan segera juga. Karena, jabatan itu merupakan amanah pimpinan Poldi yagn bisa dialihkan kapan saja.

“Kalau Rizieq Shibab mau jadi Kapolda, saya berikan, tapi Lemhanas dulu. Sekolah dulu, saya berikan sekarang juga,”kata Anton.

Jenderal bintang dua ini mengaku bersedia untuk dicopot kalau memang benar melakukan kesalahan mendasar, apalagi mencoreng institusi Polri. Karena, itu juga telah menjadi konsekuensinya dalam mengemban tugas.

“Tapi yang berikan keputusan itu yakni pimpinan. Bukan pengadilan massa. Bukan intimidasi. Datang beribu orang. Enggak izin. Apakah itu etika? Kalau benar, kenapa harus takut, harusnya kita hadapi saja,”jelas Anton.

“Kalau memang saya terbukti bersalah, saya siap untuk mengundurkan diri dari jabatan saya,”sambung Anton.

Menurutnya, mencopot jabatan seseorang tidak semudah membalik telapak tangan. Semuanya harus didasari berbagai pertimbangan. Tidak bisa hanya lantaran desakan sekelompok yagn tidak sepaham.

“Sekarang kalau enggak setuju copot. Kalau tidak setuju copot. Jelas ada yang bakar rusak (markas GMBI di Bogor). kalau saya ada begitu, mundur. Kemudian ini masalah berkelit bukan massanya,”ucap Anton.

Sebelumnya, massa FPI melakukan aksi demo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (16/1). Mereka menuntut supaya Irjen (Pol) Anton Charliyan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Jabar.

( Posmetro.net )

You may also like...