Habib Novel: Saya Diteror Terus Setelah Bersaksi di Persidangan Ahok

Habib Novel: Saya Diteror Terus Setelah Bersaksi di Persidangan Ahok

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Sekretaris Jenderal Majelis Syuro DPD FPI DKI Novel Bamukmin atau akrab disapa Habib Novel mengaku mendapat teror bertubi-tubi setelah bersaksi di persidangan Ahok. Dia mengatakan ada pihak lawan yang melakukan teror itu.

Novel menjelaskan kronologis terjadinya teror itu. Dia mengatakan di dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) tertera nomor handphone-nya dan dipegang oleh tim pengacara Ahok. Setelah itu, Habib Novel mengaku mendapat teror sampai Kamis (19/1) malam.

“Teror bertubi-tubi. Saya melihat, saat saya duduk di persidangan. Dari situ, BAP saya kan dipegang penasihat hukum Ahok. Hari itu juga saya langsung dapat teror. Ada telepon, sms, whatsapp,”ucap Habib Novel.

Baca Juga: Dilaporkan Balik Oleh Ahok, Ustadz Novel Ajukan Permohonan Perlindungan ke LPSK.

Isi dari teror itu, ucap Novel, berisi serangan verbal terhadap dirinya dan FPI. Dia mengatakan hal itu dilakukan dari pihak lawan dalam kasus dugaan penodaan agama.

“Ada teror bercanda, seperti Fitsa Hats lah. Ada kata-kata kasar. Teror enggak berhenti-henti. Ini penyerangan sistematis yang direncanakan. Enggak mungkin orang kita sendiri (yang melakukan teror). Yang jelas kata-kata itu dari pihak sebelah,”ucapnya.

Dari teror itu, Habib Novel mengajukan permohonan perlindungan ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) pada Senin (23/1) mendatang. Dari permohonan itu, Habib Novel mengatakan bisa saja kasus teror akan berkembang untuk pelaporan ke pihak kepolisian.

“Kalau dari LPSK bisa dilapor ke polisi, kita proses ke polisi untuk mengusut nomor-nomor teror itu. Kan ada bimbingan nanti dari LPSK, bagaimana dengan teror yang selama ini saya dapatkan. Apakah akan diadukan kasus pidana atau tidak. Sedang diselidiki,”jelas Novel.

( Posmetro.net )

You may also like...