SBY Dituding Dalam dari Aksi Demo Ahok, Ini Tanggapan Agus

SBY Dituding Dalam dari Aksi Demo Ahok, Ini Tanggapan Agus

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY geram dituding sebagai dalang yang menggerakkan aksi demonstrasi pada 4 November atas dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Sikap itu ditunjukkan SBY ketika menggelar jumpa pers di Cikeas, Bogor, Rabu (2/11) kemarin.

Calon gubernur nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membela sang ayah dan meminta semua pihak untuk tidak asal finah dan menuduh. Dia menegaskan, tuduhan terhadap SBY itu tidak benar.

“Ya jangan main fitnah karena tidak baik memfitnah seseorang menggerakkan aksi demo dan sebagainya itu tidak benar. Itu namanya menghantam-hantam sendiri sesama anak bangsa,”ucap Agus.

Agus menganggap, ulah dari pihak yang menebarkan isu itu tidak lah baik. Dia tidak mau proses hukum kasus Ahok dipolitisasi dan akhirnya saling menyalahkan satu sama lain.

“Kepada siapapun yang menyebar isu desas-desus fitnah tuntutan seperti tidak baik lah. Jangan lah seperti itu. Kita tidak mau mempolitisasi segala sesuatunya kemudian mencari kambing hitam,”tegasnya.

Agus menyadari gosip itu sebagai reaksi atas rencana aksi organisasi masyarakat kepada Ahok besok.

“Padahal kita tahu kalau ini merupakan reaksi dari suatu aksi. Sejauh selama diselesaikan dengan baik cara-cara yang ditentukan negara tidak akan berhenti permasalahan ini,”tutupnya.

Sebelumnya, SBY menyatakan, selama 10 tahun menjadi orang nomor satu di RI, tidak pernah melarang orang untuk berdemonstrasi. Dia pun mengingatkan, selama memimpin tidak pernah menuding orang per orang atau kelompok tertenttu menggerakkan massa untuk menggelar aksi demo.

“Dulu saya tidak pernah mencurigai, menuduh, ada orang besar mendanai aksi demo, ada orang besar menggerakkan unjuk rasa,”ucap SBY.

Sejak dua hari lalu, memang beredar kabar kalau Partai Demokrat yang menggerakkan rencana demonstrasi 4 November. Tujuannya untuk menurunkan elektabilitas Ahok, demi memenangkan putra sulungnya Agus Harimurti Yudhoyono.

Tetapi hal ini ditepis tegas oleh SBY. Dia bahkan mengkritik Badan Intelijen Negara (BIN) yang harusnya membawa data akurat.

“Kalau dikaitkan dengan situasi sekarang kalau ada kabar analisis intelijen seperti itu saya pikir berbahaya, menuduh orang, kelompok, partai politik melakukan itu, itu fitnah, fitnah itu lebih kejam dibanding pembunuhan,”ucap SBY.

( Posmetro.net )

You may also like...