Mengenai Uang Rp 100 Juta di Plastik, Irman Gusman: Itu Hadiah

Mengenai Uang Rp 100 Juta di Plastik, Irman Gusman: Itu Hadiah

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Irman Gusman mengklaim tidak tahu kalau paket yang diberikan Sutanto dan Memi berisi uang tunai Rp 100 juta. Dia mengira paket itu merupakan oleh-oleh dari Sumatera Barat.

“Ada komunikasi melalui SMS atau telepon itu ya. Ya waktu di Padang kalau ada waktu dia minta waktu bertemu. Saya sebagai wakil rakyat ya silakan aja,”ucap Irman di Gedung Pengadilan Tipikor Jakarta, Jln Bungur Besar Raya, Kemayoran, Selasa (22/11).

“Apakah sebelumnya ada pembahasan kalau Memi mengeluhkan gula sulit dijual?”tanya anggota mejelis hakim Ansyori Syafruddin.

“Enggak ada, ya pati saya enggak ingat semua,”jawab Ansyori.

Irman menceritakan masalahnya yakti kelangkaan gula di Sumatera Barat. Tetapi Irman mengklaim tidak tahu mengenai Sutanto tengah diincar oleh Bareskrim Polri mengenai kasus gula impor ilegal.

“Saya kan enggak tahu status pak Tanto. Saya berbaik sangka aja. Bercerita mengenai bu Memi dan pabrik gula dan sebagainya,”kata Irman.

Setelah berbicara, pasangan suami istri itu kemudian pamit pulang.

“Kemudian Beliau menyampaikan ini ada hadiah ya, sebagai orang sudah saya kenal,”ucap Irman.

“Dalam bentuk bungkusuan,”jawab Irman.

“Plastik atau kertas?”tanya Ansyori menyelidik.

“Saya karena udah malam, dan saya sibuk. Saya tidak memperhatikan dengan jelas. Saya kan enggak detail orangnya. Bingkisan yang oleh-oleh gitu ya. Saya kan berbaik sangka aja. Barangkali ada semacam souvenir atau apa dari Sumatera Barat. Usai itu beliau pulang, saya ke kamar,”cerita Irman.

Sejurus kemudian, penyidik KPK menggerebek mereka. Belakangan terungkap paket itu berupa yang Rp 100 juta. Irman lalu digelandang ke markas KPK.

“Istri saya juga panik. Saya lihat memang ada uang. KPK mengatakan saya mesti ikut. Ahkirnya usai beberapa menit, saya ikut ke Kuningan,”kata Irman.

( Posmetro.net )

You may also like...