Kalau Jadi Gubernur DKI, Anies Mau Terbuka Mengenai Aset Pemerintah

Kalau Jadi Gubernur DKI, Anies Mau Terbuka Mengenai Aset Pemerintah

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan kalau nanti terpilih menjadi gubernur DKI, maka pemerintahannya bakal mengedepankan transparansi. Salah satunya terbuka aset yang dimulai dengan mengatur tata kelola aset negara dan publik.

Mantan rektor Universitas Paramadina itu berencana mau melakukan penataan tata ruang kota termasuk mendata kembali aset Pemprov DKI.

“Pengelolaannya mesti menggunakan pendekatan tata ruang, dipastikan aset itu bermanfaat, tepat untuk masyarakat, saat membicarakan fasilitas umum, sosial, penempatannya sesuai dengan tata ruang,”ucap Anies.

Anies tidak membantah kalau pemerintah saat ini sudah meningkatkan mutu manajemen pelayanan. Cuma saja, menurutnya, pelibatan masyarakat masih dinilai kurang.

“Saya mengapresiasi yang telah dikerjakan pemerintah untuk meningkatkan mutu manajemen pelayanan. Tetapi saya melihat pemerintah tidak optimas bekerja lantaran pengawasannya rendah,”ucap Anies.

“Lalalu siapa yang mesti mengawasi? Masyarakat! Tapi masyarakat tidak mengawasi lantaran tidak ada kabar atau informasi, maka mesti dikasih tahu. Jadi masyarakat bisa menuntut pemerintah melalui kabar itu,”tambah Anies.

Eks Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menginginkan akan ada sebuah aplikasi yang dapat dipakai masyarakat dalam rangka keterbukaan aset. Termasuk dengan informasi pembangunan, alokasi anggaran di wilayah bisa dengan mudah diakses.

“Saya berjanji informasi pembangunan alokasi anggaran dan aset di wilayah kita ada di Hp. Kami membayangkan itu sebagai aplikasi supaya bisa dilihat oleh masyarakat, kalau ada pemgembang yang mempunyai kewajiban membangun, masyarakat bisa tahu dari situ,”jelas Anies.

Untuk itu dirinya menggaet dua eks komisioner KPK untuk merancang transparansi aset sebagai bentuk peningkatan integritas pemeberantasan korupsi di DKI.

“Kami dibantu Adnan Pandupraja dan Bambang Widjajanto untuk merancang perbaikan tata kelola pemerintah di Jakarta. Kita menyadari sudah ada ikhtiar membrantas korupsi, jangan cuma mengobati gejalanya, sebetulnya sumbernya belum beres, transparansi salah satu cara perbaikan tata kelola,”ucap Anies.

( Posmetro.net )

You may also like...