Ini Tanggapan Jokowi dan JK Mengenai Pernyataan SBY

Ini Tanggapan Jokowi dan JK Mengenai Pernyataan SBY

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pernyataan mantan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono mengenai dugaan keterlibatan partai politik dalam aksi demo besar-besaran pada Jumat (4/11/2016) besok.

Sebelumnya, SBY menyatakan, ada informasi atau analisis intelijen yang menyebutkan kalau ada partai politik yang mendukung aksi demo 4 November.

Menurut SBY, hal itu tuduhan yang sangat berbahaya.

Apa tanggapan Jokowi mengenai pernyataan SBY itu?

“Ya namanya manusia (intel) kan kadang tidak benar. Bisa error, bisa enggak error, he-he-he,”ucap Jokowi.

Sedangkan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang berada di sebelah Jokowi menilai pernyataan SBY merupakan hal yang biasa dan tidak perlu ditanggapi berlebihan.

Menurut JK, analisis soal informasi intelijen itu berbeda-beda.

SBY kemungkinan salah mengartikan informasi intelijen itu.

“Analisis kan boleh berbeda-beda. Mungkin yang ditangkap Pak SBY beda. Analisis kita juga beda. Itu biasa aja,”ucap JK.

Tetapi, JK memuji kinerja personel intelijen Indonesia.

“Kalau negara tidak ada intelijennya, berarti tidak punya mata dan telinga. Intelijen itu maksudnya baik supaya jangan terjadi gangguan keamanan,”ucap JK.

Diberitakan, SBY mengatakan sangat bahaya kalau ada informasi intelijen yang menyebutkan ada partai politik yang mendukung aksi demo pada 4 November di Istana.

“Kalau ada informasi atau analisis intelijen seperti itu, saya pikir berbahaya menuding seseorang, kelompok, partai politik, melakukan seperti itu,”ucap SBY.

SBY tidak menyebut intelijen yang dimaksud dan partai politik mana yang disebut mandalangi aksi demo tersebut.

Tetapi SBY menilai, kalau informasi itu benar-benar ada, hal itu merupakan fitnah.

“Pertama, fitnah itu lebih kejam daripada pembunuhan. Kedua, menghina. rakyat bukan kelompok bayaran,”ucap dia.

( Posmetro.net )

You may also like...