Dilaporkan ke MKD, Fadli Zon Tidak Merasa Langgar Aturan Kode Etik Dewan

Dilaporkan ke MKD, Fadli Zon Tidak Merasa Langgar Aturan Kode Etik Dewan

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon merasa tidak melanggar peraturan perundang-undangan ataupun etika anggota Dewan mengenai keikutsertaan dia dan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah pada aksi demo 4 November 2016 waktu lalu.

Pernyataan itu diungkapkan Fadli menyusul dilaporkannya dua pimpinan DPR itu ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) lantaran diduga melanggar kode etik anggota dewan.

Fadli menegaskan, kehadirannya dan Fahri saat itu dilakukan dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan anggota Dewan dan sudah diminta oleh sejumlah tokoh.

“Saya pikir biasa aja. Enggak ada konstitusi, undang-undang, peraturan etika yagn dilanggar,”ucap Fadli.

“Semua yang saya dan Fahri serta sejumlah anggota DPR lakukan merupakan bentuk pengawasan,”ucap dia.

Menurut Fadli, adalah hal yang biasa kalau anggota DPR berpartisipasi dalam kegiatan demonstrasi. Fenomena itu tidak cuma terjadi di Indonesia, tetapi juga di seluruh dunia.

Sebelumnya, Fadli juga pernah diberikan sanksi ringan oleh MKD DPR lantaran menghadiri kampanye bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump, beberapa waktu lalu.

Adapun mengenai kemungkinan ada akumulasi sanksi, Fadli tidak mau berkomentar banyak.

“Kita lihat aja, Enggak ada pelanggaran etika sedikitpun,”kata Fadli.

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, dan Fahri Hamzah dilaporkan ke MKD DPR dari dugaan pelanggaran kode etik.

Keduanya dinilai melanggar kode etik anggota Dewan saat ikut dalam aksi demo 4 November 2016 kemarin.

Koordinator Tim Kuasa Hukum Komite Penegakan Pro Justisia (KPPJ) sebagai pihak pelapor, Finsen Mendrofa, mengatakan, keduanya dinilai memanaskan suasana.

( Posmetro.net )

You may also like...