Ahok Bisa Nilai Tidak Menistakan Agama, Apabila?

Ahok Bisa Nilai Tidak Menistakan Agama, Apabila?

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Dosen Ilmu Linguistik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Andika Dutha Bachari, menganggap pernyataan Gubernur non-aktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengenai Surah Al-Maidah ayat 51 bisa dinilai tidak menistakan agama.

Tetapi, Andika menganggap kalau Ahok bisa dinilai tidak menistakan agama apabila dia bisa membuktikan pernyataan itu.

“Kalau Ahok merujuk pada, ‘Ada orang yang membohongi masyarakat pakai Surat Al-Maidah’, ya Ahok mesti bisa tanggung jawab (membuktikan),”ucap Andika.

Menurut dia, Ahok mengeluarkan pernyataan itu tanpa didasari data dan fakta. Sebab itu, pernyataan Ahok menjadi sangat subyektif kalau diucapkan malah seperti menghakimi pihak lain.

“Kalau Ahok bilang, dia punya informasi mengenai ini, kalau ada orang, sepanjang dia dapat mempertanggungjawabkan, oke. Artinya kualitas informasinya bisa diterima,”kata Andika.

“Ini kan yang jadi masalah substansi informasinya, ada kategori negatif dan secara literal apa yang disampaikan derajat kebenarannya belum bisa diterima. Apa benar ada orang dibohongi dengan pakai Al-Maidah ayat 51?”ucap dia.

Ahok menyampaikan pernyataan itu saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Seribu akhir September lalu.

Pernyataan ini menimbulkan protes dari umat Islam. Bahkan, protes ini berujung pada demonstrasi besar yang terjadi pada 4 November 2016 lalu.

( Posmetro.net )

You may also like...