Pesan Pribadi Ahok Untuk Sumarsono Pimpin DKI Jakarta

Pesan Pribadi Ahok Untuk Sumarsono Pimpin DKI Jakarta

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Pasangan perserta pemilihan gubernur DKI Jakarta sejak 28 Oktober sampai 11 Februari 2017 nanti mulai hari ini melakukan kampanye terbuka. Calon incumbent gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok mengatakan, mempunyai pesan pribadi untuk Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono selama dirinya melakukan kampanye.

Ahok meminta Sumarsono untuk mengawasi jajarannya supaya tetap netral di Pilgub DKI selama menggantikan dirinya sesaat memimpin DKI Jakarta. Ahok ingin penegakan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa berjalan.

Menurut Ahok, Sumarsono yang menjabat sebagai Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri telah mengerti pentingnya netralitas. Oleh sebab itu dirinya cuma tinggal mengingatkan hal itu supaya tetap direalisasikan.

“Saya kira Plt ini mengerti kok. Pasti dia bisa tahu orang-orang yang main enggak main, ada laporan orang, ada bukti,”ucap Ahok.

Eks Bupati Belitung Timur ini juga meminta kepada Sumarsono atau biasa disapa Sony untuk tegas memberikan sanksi kepada PNS yang berpolitik. Berdasarkan UU ASN, maka pengawai itu mesti dipecat.

“Kalau dukung mendukung pecat aja sesuai dengan aturan,”ucap Ahok.

Sony sendiri mengklaim mempunyai tiga poin penting yang menjadi fokus selama menggantikan Ahok. Sumarsono mengharapkan, satuan kerja perangkat daerah (SKPD) bekerjsama menjalankan roda pemerintahan selama menjabat.

Poin pertama yakni berhasil penyelenggaraan urusan pemerintahan sesuai dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan. Tetapi, dia mengungkapkan, kalau ada pekerjaan yang dapat menunggu Ahok itu, maka dirinya tidak bakal memaksakan. Dia cuma bakal mengeksekusi program kerja yang memang tidak dapat ditunda.

“Kalau masih ditunda selama empat bulan ke depan silakan Pak Ahok yang tanda tangan. Tapi begitu yang enggak bisa ditunda saya akan melanjutkan,”ucap Sony.

Sedangkan, poin kedua, Sony bakal menyukseskan penyelenggaraan Pilkada DKI Jakarta 2017 nanti. Strateginya dengan menjaga netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dan poin ketiga, sukses Perda APBD 2017 dan Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dia mengungkapkan, bakal melakukan komunikasi dengan Sekretaris Daerah DKI Saefullah untuk menjalankan tiga poin itu. Selain itu koordinasi dengan SKPD tekait untuk bekerja sama selama 3,5 bulan.

“Saya akan konsolidasi terus dengan Pak Saefullah, untuk menjalankan birokrasi ini dengan baik. Saya harapkan tiga program ini mudah-mudahan dalam waktu 3,5 bulan bisa tercapai,”tutup Sony.

( Posmetro.net )

You may also like...