Fadli Zon Anggap Permohonan Maaf Ahok Telat, Polisi Harus Tetap Tindak Lanjuti

Fadli Zon Anggap Permohonan Maaf Ahok Telat, Polisi Harus Tetap Tindak Lanjuti

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dinilai melakukan pelecahan agama karena ucapannya mengenai surat Al Maidah ayat 51 yang dikaitkan dengan Pilgub DKI. Ahok juga sudah dilaporkan ke penegak hukum mengenai ucapannya yang menyebut ‘dibohongi’ dan ‘dibodohi’ pakai Surat Al-Maidah ayat 51.

Setelah beberapa soal ini bergulir, Ahok akhirnya minta maaf kepada seluruh umat Islam dan semua pihak yang merasa tersinggung dari ucapannya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menganggap permohonan Ahok sudah terlambat. Tetapi demikian, dia menilai baik apa yang sudah dilakukan Ahok itu.

“Saya pikir agak terlambat, tapi saya pikir lebih bagus daripada enggak sama sekali. Hal yang menyangkut SARA hal yang sensitif,”ucap Fadli.

Fadli juga meminta pihak kepolisian untuk netral dan tidak berpihak dalam mengusut laporan pihak yang tersinggung dari ucapan Ahok itu. Sehingga, menurutnya, pihak kepolisian perlu menindaklanjuti laporan atas dugaan pelecehan agama yang dilakukan oleh Ahok.

“Polisi, aparat penegak hukum mesti cardas lantaran yang menimbulkan kegaduhan dia sendiri. Semestinya aparat hukum vertikal netral dan wajar jangan berpihak kepada Ahok,”tegasnya.

Apabila laporan atas Ahok tidak diproses, Fadli memastikan Komisi III DPR bakal memanggil institusi Polri untuk meminta penjelasan.

“Kalau di situ diprotes tapi Ahok enggak dipanggil ini masalah pasti saya panggil komisi III. Jangan menjadikan politik sebagai kekuatan hukum,”ucap Wakil Ketua DPR ini.

Selain itu, Fadli menyebut pemilik akun Facebook Buni Yani yang menyebarkan video rekaman Ahok di Kepulauan Seribu itu tidak bersalah dan tidak ada unsur fitnah.

“Orang yang menyebarkan itu bukan fitnah. Enggak ada masalah kalau disebarluaskan enggak masalah itu tidak kejatahatan,”tutupnya.

( Posmetro.net )

You may also like...