Anies Mulai Mengkritik Ahok, Singgung Soal Kinerja Gubernur DKI

Anies Mulai Mengkritik Ahok, Singgung Soal Kinerja Gubernur DKI

Posmetro.netPosmetro Terkini, Jakarta – Saling kritik antara pasangan bakal calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta mulai berasa. Kritik terutama ditujukan kepada calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Merupakan sosok Anies Baswedan yang belakangan santer mengkritik kinerja Ahok selama menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta. Kritik Anies kepada Ahok dari berbagai sisi. Terutama mengenai program kerja yang dilakukan oleh Ahok.

Dia menganggap Ahok selama ini minim program ketika memimpin DKI Jakarta. Bahkan sungai bersih di Ibu Kota selama ini dinilai meneruskan rencana Fauzi Bowo, gubernur DKI Jakarta periode 2007/2012.

Tetapi, Anies juga mengapresiasi mengenai langkah Ahok meneruskan program itu. Sehingga terjadi kesinabungan walau pergantian pemimpin.

“Sebagai contoh, kita menyaksikan sungai-sungai bersih bukan? Programnya dirancang tahun 2009 oleh pak Fauzi Bowo, lantas mulai dilaksanakan mulai akhir pemerintahan Pak Fauzi. Diteruskan oleh pak Jokowi, dua tahun terakhir diteruskan oleh pak Ahok. Jadi kesinambungan yang baik itu penting,”ucap Anies.

Mantan Menteri pendidikan ini juga merasa ibu kota memang butuh berbenah lebih rapih. Apalagi banyak permasalahan bermacam-macam hadir. Sehingga ada baiknya mencari pemimpin dengan kriteria tidak suka mencari masalah.

“Jakarta banyak masalah, jagan pilih pemimpin yang menimbulkan masalah. Yang diperlukan suasana positif, dialog ada, komunuikasi ada. Sehingga masalah dapat diselesaikan dengan terhormat,”ucapnya.

Sikap kepemimpinan dengan berdialog, ucap Anies, salah satunya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Selama menjabat sebagai gubernur DKI, Jokowi memiliki cara lebih santun terutama dalam melakukan penggusuran.

Maka dari itu, Anies menganggap cara yang dipakai oleh Ahok dalam melakukan penggusuran di beberapa wilayah DKI Jakarta malah kian membuat masalah. “Saat waktu Pak Jokowi juga kan ada penggusuran, tapi dengan suasana yang berbeda lantaran itu kita mau kembalikan (seperti dulu),”ucap Anies.

Ahok menganggapi dengan tenang soal kriti kepadanya, terutama masalah penggusuran. Baginya berbagai kebijakan itu telah sesuai dengan aturan. Apalagi itu dilakukan demi target normalisasi sungai selesai akhir tahun ini.

“saya tidak ada pilihan. Bagi saya masyarakat Jakarta mesti menilai, kalian dulu pilih saya jadi wakil gubernur sama Pak Jokowi kenapa? Karena kalian percaya saya mampu mengatasi banjir,”jelas Ahok.

( Posmetro.net )

You may also like...